Banyak pilihan type / jenis aki di pasaran, tapi kebanyakan kita tahunya jenis aki basah atau aki kering (MF)
Berikut ini, saya berikan informasi perihal jenis jenis aki yang ada di pasaran untuk kategori asam timbal.
Tabel berikut ini merangkum aplikasi khas dan rentang tegangan pengisian untuk tipe/ jenis berbeda dari aki / Baterai Asam Timbal. Ini informasi yang sangat umum. Sekali lagi, sangat penting untuk memeriksa dengan produsen aki / baterai untuk memverifikasi persyaratan pengisian spesifik apa yang mereka rekomendasikan untuk aplikasi Anda.
| Type: | SLI | DC | SP | Typical Absorption Voltage Range: (Range tegangan untuk pengisian aki) | Typical Float Voltage Range: (Range tegangan saat charger aki dalam posisi maintenance) |
|---|---|---|---|---|---|
| Flooded (biasa kita sebut aki basah) | X | X | x | 14.2V to 14.5V | 13.2V to 13.5V |
| Sealed (biasa kita sebut aki kering/ MF) | X | X | x | 14.2V to 14.5V | 13.2V to 13.5V |
| VRLA (termasuk jenis aki kering/ MF) | x | x | X | 14.2V to 14.5V | 13.2V to 13.5V |
| AGM (termasuk jenis aki kering/ MF) | x | X | X | 14.4V to 15.0V | 13.2V to 13.8V |
| GEL (termasuk jenis aki kering/ MF) | x | X | 14.0V to 14.2V | 13.2V to 13.4V |
SLI = Starting, Lighting, Ignition; DC = Deep Cycle, SP = Standby Power. Capital X = much use, Small Case x = some use.
* Selain yang tercantum, semua jenis baterai dapat digunakan di semua aplikasi. Lebih banyak baterai AGM sekarang digunakan dalam aplikasi SLI, terutama di sepeda motor dan olahraga air, sementara baterai asam timbal yang kategori aki basah dan kering/ MF masih paling sering digunakan, terutama untuk SLI otomotif.
Sumber : batterytender.com
Salam Power
No comments:
Post a Comment