Wednesday, March 11, 2020

Perlukah maintenance aki ? Cara maintenance aki

Perlu gak sih aki kendaraan di maintenance. Kalau perlu dengan cara yang bagaimana ?

Yuk kita coba lihat ulasan ini........

Mengisi aki dalam keadaan mode maintenance telah menjadi praktek standar selama beberapa dekade ketika aki / baterai telah digunakan untuk aplikasi daya siaga (stand by), seperti untuk keperluan telekomunikasi, UPS, dan penerangan lampu jalan atau darurat dan bahkan pada kendaraan.

Definisi sederhana pengisian daya dengan mode pemeliharaan/ maintenance adalah bahwa tegangan secara terus-menerus diterapkan ke terminal aki / baterai.  

Amplitudo tegangan yang diberikan ke aki saat mode pemeliharaan/ maintenance itu bervariasi antara 0,2 volt dan 0,6 volt di atas tegangan status baterai saat terisi penuh. 

Tujuan pengisian mode pemeliharaan/ maintenance yang kontinu adalah untuk menjaga aki/ baterai dalam kondisi terisi penuh.

Sehingga saat digunakan, ia akan dapat memberikan kapasitas yang maksimal. 

Dari cerita diatas dan hubungan nya dengan charger aki terbaik, mode itu tersedia di pengisian aki yang berkelanjutan dalam mode maintenance.

Argumen utama terhadap pengisian dalam mode maintenance yang terus menerus adalah bahwa baterai akan: 
a) terisi lebih rendah, atau 
b) diisi lebih tinggi, dan / atau 
c) rusak secara permanen sebagai akibat dari a) atau b).

Argumen utama untuk pengisian daya aki dengan mode maintenance yang terus-menerus adalah salah satu kemudahan karena lebih baik aki/ baterai terisi penuh saat Anda perlu menggunakannya.

Pengisi charger aki otomatis, akan mengatur dengan baik dan dikompensasi suhu dapat membuat aki / baterai terisi penuh dan pada saat yang sama meminimalkan risiko kerusakan jangka panjang pada aki / baterai karena pengisian daya yang kurang atau pengisian yang berlebihan. 

Alternatifnya adalah membiarkan aki begitu saja, yang bagi sebagian besar aki / baterai berarti baterai akan habis daya nya dalam beberapa bulan. Jika Anda lupa untuk mengisi ulang (charger aki) secara berkala, dan itu menjadi perlakuan yang reguler terhadap aki, maka pelat/ eletroda di dalam aki akan menjadi sangat tersulfasi (pengkerakan). Untuk kebanyakan aki/ baterai , itu berarti mereka akan rusak (soak) secara permanen. 

Rekomendasi untuk Menggunakan charger aki BaterryTender yang secara otomatis akan dalam Mode maintenance yang akan mengisi aki/ baterai berkelanjutan dalam mode maintenance.

Rata2 usia aki yang kita gunakan dibawah 2 tahun, namun dengan menggunakan charger aki terbaik dan otomatis maka usia aki bisa 3 tahun keatas. Pengalaman pribadi menggunakan charger aki terbaik dan otomatis sejak tahun 2008, kendaraan saya (mobil & motor) rata rata usia aki nya 3.7 tahun (nyaris 4 tahun)

Semoga membantu

No comments:

Post a Comment